History of Bandung

Bandung is the largest metropolitan city in West Java
region which became the capital of West Java Province. Bandung in Indonesia

Iklan

Word’s history of Bandung

History of Bandung – “Bandung” derived from the word Dam “Bendung” which means sticked of river Citarum by lava Tangkuban Perahu Mountain and then forming a lake. According to the myth of the name “Bandung” was taken from a water’s vehicle consisting of two boats tied side by side. The boat is called a bandung boat used by the Regent of Bandung, R.A. Wiranatakusumah II at that time. The boat is used to sail on the Citarum river (Sunda Languange: Ci = Cai = Water = River) in search of a new district replacement place and replaces the old capital of Dayeuhkolot.

Until now the city of Bandung is the largest metropolitan city in West Java region which became the capital of West Java Province. Bandung city built With a very long grace period after Bandung regency stands first. Bandung Regency filled around the middle of the seventeenth century M, his first regent was tumenggung Wiraangunangun. He reigns Bandung regency until the year 1681.

History of Bandung

Initially Bandung Regency capitalized in Dayeuhkolot (Previously named Krapyak) About 11 km to the south from downtown Bandung now. Moments Bandung regency is led by the 6th bupati, namely R.A Wiranatakusumah II Dubbed the “Dalem Kaum I”, the power in the archipelago shifts from The Company to the Dutch Indies Government, with the first governor general Herman Willem Daendels.

In order to carry out his duties in Java, Daendels built the Post Road (Groote Postweg) from Anyer western part of West Java to Panarukan East end of east java (+/- 1000 km). The road construction Conducted by indigenous people led by regents of their respective regions.

In Bandung, Highway post began to be built in mid-1808. Improvement and widening of existing roads In Bandung area is done. Namely the highway of General Sudirman, Jalan Asia Afrika, Jalan A. Yani, Until Sumedang and so on. For the sake of the smooth construction of the highway, Daendels through his letter Asked the Regent of Bandung and Parakanmuncang Regent to move the capital The districts, each to Cikapundung and Tanjungsari areas, approached Highway Post.

Bandung In Indonesia

Apparently Daendels did not know, that before the letter came out, the regent of Bandung Already planning the transfer of the capital of Bandung regency. It even has Find a good and strategic place to be the center of government. The chosen spot is an empty field of forest. Located in The western edge of the Cikapundung River, the southern edge of the Post Highway Built.

Around the beginning of 1809, the Bupati and his people moved from Krapyak Approaching the new capital. At first the bupati lived in Cikalintu (area Cipaganti), Then move to Balubur Hilir, Then move again to Kampur Bogor (Kebon Kawung, on current Pakuan Building land).

Nothing to knowed detail of how long the city of Bandung was built. However, City bandung built not on the initiative Daendels, but on the initiative Regent of Bandung. Even the development of the city was directly led by the regent.

history of bandung

Read Too Tourism Place In Bandung, Indonesia
Cirata’s DAM
Saguling’s DAM
Pawon Cave Padalarang
Stone Garden Padalarang

Goa Pawon Padalarang


Situs Goa Pawon Padalarang

Goa Pawon Padalarang – Goa Pawon ini merupakan Situs Gua Pawon Manusia Purba yang terletak di daerah Padalarang Bandung Barat. Tempat wisata di Bandung Barat ini wajib Anda kunjungi adalah. Bagi Anda pecinta sejarah atau yang penasaran dengan sejarah manusia purba yang ada di Bandung Barat ini. Maka disinilah Anda bisa menemukan sisa kehidupan dari masa purbakala. Disini Anda bisa melihat bagaimana cara manusia purba hidup. Mulai dari makan, berburu, tidur dan meniti kehidupan pada saat itu. Namun peninggalan manusia purba ini telah dipindahkan ke museum untuk diamankan agar tidak punah.

situs goa pawon

Baca Juga Tentang Wisata Waduk / Bendungan Cirata

Goa Pawon Padalarang – Merupakan salah satu situs purbakala yang memiliki arti penting untuk kebudayaan sunda. Karena di goa ini ditemukan kerangka manusia purba yang dikabarkan adalah nenek moyang orang sunda. Namun sayangnya, popularitas Goa Pawon masih kalah oleh objek-objek wisata lainnya. Contohnya Tangkuban Perahu, Kawah Putih, maupun Situ Cibutur yang lokasinya padahal berada di lebih dekat.

Ketika berada di goa ini, pengunjung akan langsung dihadapkan pada suasana yang indah dan misterius. Patut kita sesalkan ulah tangan yang tak bertanggung jawab pada dinding-dinding goa ini. Karena banyak sekali terdapat coretan-coretan yang merusak keindahan dan mengotori plang nama goa ini.

goa pawon

Baca Juga Tentang Sejarah Kota Bandung

Goa Pawon Bandung Barat

Goa Pawon Padalarang – Suasana Goa Pawon sangatlah sepi. Oleh sebab itu saat kita berkunjung ke goa ini, janganlah berfikir akan ada orang yang mau menjadi guide atau sekedar menjadi teman ngobrol. Nah, jangan lupa bawa pacar yah,, atau minimal bawa kerabat yang bisa menemani anda. Anda jangan takut, di sisi lain ada eksotisme dan keindahan pemandangan yang ada di sekitar Goa Pawon tersebut. Hal ini bisa mengobati kesepian dan suasana misterius yang menonjol di goa ini.

Kalau anda berani, anda bisa langsung masuk gua itu sendiri. Namun, bila merasa tempat itu sedikit seram, maka disarankan mencari penduduk sekitar yang bisa dijadikan pemandu. Tidak ada salahnya mencari orang yang sudah biasa mengantar setiap tamu yang berkunjung ke goa ini.

goa pawon bandung

Baca Juga Tentang Wisata Waduk / Bendungan Saguling

Goa Pawon Padalarang – Ada 3 goa yang seperti menarik kita untuk minta dikunjungi. Dan ada satu lagi yang letaknya di bawah. Jadi seperti kolam kering yang diujungnya ada sebuah celah besar. Saat disana, jangan lupa yah untuk mengambil foto yang banyak, karena pemandangannya bagus sekali. Di bagian kiri atas gua ini, ada sebuah spot yang diberi nama Sumur Bandung. Sumur Bandung ini sebenarnya bukanlah sebuah sumur, lebih seperti sebuah kolam kecil yang cukup dalam yang tentu aja berisi air yang dalam.

Lokasi Goa Pawon Padalarang – Goa Pawon terletak di Desa Gunung Masigit, Kecamatan Cipatat, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, atau sekitar 25 km arah barat Kota Bandung.

Baca Juga Tentang Wisata Stone Garden Padalarang

Selamat Berlibur.

Stone Garden Padalarang

Bandung Barat memiliki beberapa daerah yang kontur wilayahnya merupakan perbukitan dan bebatuan. Contohnya ini adalah Daerah Padalarang


Wisata Stone Garden Padalarang

Wisata Stone Garden Padalarang Bandung Barat. Bandung Barat memiliki beberapa daerah yang kontur wilayahnya merupakan perbukitan dan bebatuan. Contohnya ini adalah Daerah Padalarang, yang memiliki tempat wisata Stone Garden. Disini merupakan perbukitan kapur yang dijadikan Objek Wisata di Bandung Barat. Jika Anda ingin mencoba mengunjungi bukit kapur. Anda akan melihat betapa indahnya pemandangan disekitarnya. Seperti Goa Pawon, Pasir Pawon, Pasir bancana, Pasir Masigit, Karangpanganten, Pasir Pabeasan, Gunung Manik dan Gunung Hawu.

Namun kondisi saat ini perbukitan kapur telah berubah menjadi pertambangan kapur. Hal ini dilakukan oleh masyarakat setempat agar dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Oleh sebab itu Stone Garden Padalarang ini juga di jadikan objek wisata agar dapat membantu perekonomian masyarakat sekitar. Nah, Stone Garden Padalarang ini merupakan sebuah kawasan perbukitan taman batu. Disebut taman batu karena kawasan ini terhampar luas bebatuan yang unik dan fotogenik.

Menurut cerita, bebatuan yang menjulang disini adalah bekas danau zaman purbakala. Stone Garden Padalarang ini sudah populer dan banyak yang ingin mengunjungi ke objek wisata ini. Tidak kalah dengan lainnya seperti bukit Moko dan tebing keraton. Pemandangan di kawasan Stone Garden ini sangat indah. Tidak kalah dengan stone garden yang ada di luar negeri. Pemandangan yang anda rasakan di sini juga sangat indah. Banyak wisatawan yang mengunjungi merupakan fotografer atau yang mencari Keindahan Foto.

stone garden

Stone Garden Padalarang, Bandung Barat

Stone Garden Padalarang berada di ketinggian sekitar 700 Mdpl dengan didominasi bebatuan besar. Jika kamu berkunjung kesini saat siang hari. Pasti terasa cukup panas dan dahaga. Untuk itu di sana sudah disedikan beberapa tempat berteduh yang bisa digunakan. Pemandangan unik di Stone Garden Padalarang sangat menarik banyak wisatawan untuk datang. Terutama para pecinta fotografi yang ingin mendapatkan keindahan foto pada formasi bebatuan di kawasan Geopark ini. Apabila kamu mencari lokasi hunting foto yang keren, Kunjungilah Stone Garden Padalarang di Bandung Barat ini. Pasti anda tidak akan menyesal.

Jika anda yang sedang berbahagia, maksudnya yang berencana menyebar undangan pernikahan. Jangan dibuat dulu yah undangannya. Lengkapi Undangannya dengan foto prawedding di kawasan Stone Garden Padalarang ini. Pasti hasilnya keren dan sangat cocok untuk melengkapi rencana wedding anda. Setelah berfoto di siang hari nya. Jangan Pulang dulu yah sebelum anda Menyiapkan kamera anda untuk mengabadikan Momen Matahari Yang akan tenggelam. Jika anda memiliki tinggi tubuh yang kurang, saya sarankan untuk memakai tongkat selfie, agar hasil foto nya memuaskan. Betapa indahnya Foto tersebut dengan berlatarkan perbukitan bebatuan. Serasa Di Luar Negeri saja, Hehehe.

wisata stone garden

Baca Juga Tentang Objek Wisata Waduk Cirata

Jalur Menuju Stone Garden

Untuk menuju Stone Garden, terdapat 2 jalur yang bisa anda pilih. Yaitu :

  • Yang Pertama,Jalur langsung menuju ke Stone Garden. Jalur langsung menuju Stone Garden merupakan jalur yang termudah, apalagi jika kamu membawa anak-anak. sangat disarankan untuk melalui jalur cepat ini. Jika melewati jalur langsung menuju Stone Garden. Patokannya adalah masjid Al Ikhlas di kanan jalan. Sekitar 15-20 menit dari tol Padalarang (Jangan lupa yah! kita setting dulu jam tangan nya, biar  bisa jadi patokan waktu). Masjid Al Ikhlas ini cukup besar dan terlihat papan petunjuk jalan menuju Stone Garden di sampingnya.
  • Jalur Kedua, melalui Goa Pawon, jalur ini lebih menanjak dengan kemiringan sekitar 45 derajat. Wawww…kemiringan jalurnya lumayan ekstrem. Kalau yang gampang capek, Minum obat kuat dulu yah, hehehehe….. biar kuat nanjaknya. Jalur ini bukan untuk wisatawan yang membawa anak dan manula. Jika anda ingin merasakan sensasi yang berbeda. Kamu bisa melalui jalur ini. Jalur dari Goa Pawon ini ditandai dengan Gapura hitam besar di sisi kanan jalan. Bertuliskan Situs Goa Pawon. Jika kita melewati jalur ini kita langsung mengunjungi dua wisata sekaligus. Yaitu Goa Pawon dan Stone Garden dengan syarat harus mendaki ke puncaknya terlebih dahulu.

stone garden padalarang bandung barat

Rute Menuju Stone Garden

Akses menuju lokasi Stone Garden Padalarang Bandung sangatlah mudah. Anda bisa melewati jalan tol Purbaleunyi dan keluar di tol Padalarang menuju ke arah Cianjur. Kamu bisa menjadikan kawasan Tagog Apu sebagai patokan setelah keluar tol. Ada gapura bertulisakan Goa Pawon dan Stone Garden berada di kanan jalan.

Apabila kamu menggunakan sepeda motor, maka dari pusat Kota Bandung atau Kota lainnya. Kita harus menuju ke arah Kota Baru Parahyangan, setelah itu lurus menuju arah Cianjur. Setelah sampai melewati pusat oleh-oleh Roti Unyil. Maka dari Roti Unyil kita harus menuju ke Jalan Raya Cipatat (kawasan yang terdapat oleh-oleh pinggir jalan). Di Jalan Raya Cipatat ini pelankan kendaraanmu, karena gerbang Goa Pawon & Stone Garden berada di sebelah kanan.

Fasilitas :
WC
Tempat parkir
Mushola
Gazebo
Penyewaan payung
Warung makan
Pusat oleh-oleh
Dan masih banyak lagi

Jam Buka :
06:00 – 17:00 WIB

Penginapan
Untuk penginapan, kamu bisa mencari hotel dikawasan Padalarang dan Kota Baru Parahyangan.

Tips dan saran Berlibur Ke Stone Garden Padalarang

Walaupun tersedia transportasi umum, namun disarankan untuk menggunakan kendaraan pribadi. Karena dengan kendaraan pribadi kita bisa lebih irit, apalagi kendaraan kita sudah di lengkapi dengan pengirit bbm. Untuk waktu terbaik untuk berkunjung ke Stone Garden adalah saat pagi dan sore hari. Hal ini dikarenakan saat itu matahari tidak terlalu terik. Apabila kamu terpaksa datang di siang hari, pastikan tubuhmu FIT. Anda juga bisa menyewa payung agar tidak kepanasan. Gunakan alas kaki yang nyaman untuk kegiatan mendaki atau outdoor. Oh iah, yang paling penting di sana, jangan membuang sampah sembarangan dan jangan mencoret batu batu di kawasan wisata.

objek wisata stone garden

Lokasi :
Cipatat, Padalarang, Bandung Barat, Jawa Barat
28 km dari pusat kota Bandung melalui Jl. Nasional III (1 jam 10 menit)
30 km dari Lembang melalui Jl. Kolonel Masturi ( 1 jam 20 menit)
6 km dari Padalarang melalui Jl. Nasional III (25 menit)
(Waktu tempuh tergantung kondisi jalan yah.)

Selamat Berlibur. “Every Day Is Holiday”
Baca Juga Tentang Objek Wisata Waduk Saguling Bandung Barat
Baca Juga Tentang Sejarah Kota Bandung

Waduk Saguling

Waduk saguling merupakan waduk yang lokasinya berada di Batujajar Bandung Barat. Waduk ini menjadi objek wisata baik wisatawan lokal maupun asing.


Sejarah Waduk Saguling

Wisata Waduk Saguling – Waduk Saguling merupakan salah satu diantara tiga waduk yang membendung aliran Sungai Citarum. Selain waduk saguling, waduk lainnya yang membendung sungai citarum adalah Waduk Jatiluhur dan Cirata. Bendungan Saguling ini berketinggian kurang lebih 643 mtr di atas permukaan laut. Yang awal mulanya digunakan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) dengan kemampuannya yang dapat mencapai 1. 400 MW.

Baca Juga Tentang Sejarah Kota Bandung

Dengan lokasi yang yang berada di Bandung Barat, tepatnya di Batujajar. Bendungan ini akhirnya diinovasi menjadi tempat wisata yang menarik perhatian banyak wisatawan. Berbagai manfaat yang dapat disulap oleh bendungan ini. Diantaranya Untuk bidang perikanan, bidang pariwisata, agri-akuakultur, dan lainnya. Hal ini merupakan kreasi dan innovasi yang dilakukan oleh penduduk setempat dan Pemerintah Daerah. Banyak manfaat yang diperoleh bagi masyarakat seekitar untuk menumbuhkan perekonomian masyarakat.

Waduk saguling batujajar

Wisata Waduk Saguling

Objek Wisata Waduk Saguling ini berada di Bandung Barat. Area sekeliling Waduk Saguling berbentuk perbukitan, dan banyak sumber air yang berperan penting pada waduk ini. Hal ini sangatlah membuat bentuk Waduk Saguling tidak teratur dengan adanya banyak teluk yang ada di sana.

Peningkatan populasi petani mengakibatkan berkurangnya lahan yang dapat diolah. Sehingga mereka dipaksa untuk mengembangkan lahan pertanian mereka dengan melakukan pembabatan hutan. Sebagai akibatnya, muncul masalah banjir dan longsor di saat musim hujan datang. Meskipun demikian, potensi pariwisata yang ada di waduk saguling ini masih terbilang potensial. Hal dikarenakan banyak pengunjung dari berbagai daerah yang datang untuk rekreasi.

Bendungan saguling

Fasilitas
Wisata Waduk Saguling di Batujajar ini memiliki fasilitas dan pelayanan di antaranya sebagai berikut :

  • Area Parkir kendaraan
  • Mushola
  • Kamar mandi / MCK
  • Penginapan
  • Dan masih banyak lainya

Rute dan Transportasi

Untuk wisatawan lokal asal kota bandung mungkin sudah tidak bingung lagi untuk mendatangi lokasi Wisata Waduk Saguling ini. Namun, bagaimana bagi wisatawan luar kota bahkan wisatawan asing. Tentu mereka bingung dan butuh panduan untuk sampai ke tujuan.

Wisata waduk saguling

Tentunya sarana transportasi apa yang anda pakai untuk berwisata ke Wisata Waduk Saguling ?

Jika anda menggunakan kendaraan pribadi seperti sepeda motor atau mobil. Anda tidak perlu takut kesasar. Zaman sudah modern. Tinggal anda ikuti saja petunjuk pada google maps pada smartphone anda. Akan tetapi jika anda memakai kendaraan umum. Anda bisa menaiki kendaraan umum ke arah terminal bus kota atau desa tujuan anda. Setelah itu, lanjutkan dengan menggunakan angkutan umum kecil atau ojek untuk sampai ke waduk saguling.

Saran dan Tips

Saran dan tips sebelum menuju ke Objek Wisata Waduk Saguling ini. Anda perlu mempersiapkan keperluan dan kebutuhan keluarga saat berlibur. Mungkin akan berbeda beda setiap orqngnya. Siqpkan juga beberapa barang tambahan seperti kamera atau power bank handphone untuk jaga jaga kehabisan power baterai. Karena disana anda pasti ingin mengabadikan moment bersama kelurga ataupun teman dekat anda

Jangan lupa bawa perlengkapan mandi jika anda berniat bermalam di sana. Contohnya adalah sabun, tissue basah, sampo, sikat gigi, dan antiseptik. Jaga keadaan fisik dan kendaraan anda supaya liburan anda berjalan dengan lancar. Jaga kondisi badan anda dan selalu hati – hati.

Baca Juga Tentang Objek Wisata Waduk Cirata.

Waduk Cirata

Waduk Cirata – Tempat Wisata Bandung Barat. Menikmati keindahan waduk cirata bandung barat merupakan hal yang tidak akan bisa dilupakan


Tempat Wisata Waduk Cirata

Wisata Waduk Cirata – Merupakan Objek wisata yang berada di Wilayah Bandung Barat, Jawa Barat. Waduk Cirata ini sudah terkenal sejak lama oleh kalangan wisatawan lokal. Khusunya wisatawan yang berasal dari bandung barat sendiri. Waduk ini merupakan sebuah objek wisata Bendungan. Dimana Bendungan ini menahan auliran Sungai Citarum. Waduk Cirata ini ternyata juga berada bersebelahan dengan hulu Waduk Jatiluhur.

Luas Waduk Cirata sekitar 43 ribu hektar. Dibangun pada tahun 1984. Tujuan awal dibangunnya waduk cirata ini adalah sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Cirata dengan kapasitas total sekitar 1.000 Mega Watt. Bendungan ini sering disebut juga Waduk Cirata Bandung Barat, Waduk Cirata Purwakarta atau Waduk Cirata Cianjur.

Waduk cirata purwakarta

Kenapa waduk cirata ini bisa disebut dalam 3 daerah yang berbeda ?

Hal ini dikarenakan posisi waduk cirata yang berada di tiga kabupaten. Yaitu Kabupaten Bandung Barat, Purwakarta, dan Cianjur. Waduk ini sangatlah Luas dan Menggenangi 3 wilayah yang berada di Kabupaten Bandung Barat, Purwakarta, dan Cianjur. Namun genangan airnya sebagian besar berada di Kabupaten Cianjur.

Wisata Waduk Cirata

Selain fungsinya sebagai PLTA, Waduk Cirata juga dijadikan tempat wisata. Hal ini dikarenakan keindahan alamnya yang alami. Udaranya sejuk, suasana tenang sangatlah menenangkan jiwa untuk berlibur di waduk ini. Bila libur lebaran atau tahun baru, tempat wisata ini sangatlah penuh sesak oleh para wisatawan. Maklum, semuanya pasti liburan dengan keluarganya.

Waduk cirata bandung

Kalau Anda bertujuan menikmati suasana tenang di Waduk Cirata. Berliburlah pada akhir pekan dan di tidak pada saat liburan panjang. Waduk Cirata ini buka setiap hari dari siang sampai malam. Untuk tarif tiket sepeda motor Rp. 3.000, tiket mobil Rp. 8.000.

Sesekali perahu melintas ditengah waduk dan mempercantik pamandangan yang ada di waduk ini. Waduk Cirata berada jauh dari suasana bising lalu lalang dan kesibukan di kota. Sehingga suasana menjadi damai dan menenangkan jiwa.

Di Waduk Cirata ini terdapat perbukitan yang tinggi, panorama sawah yang luas dan air yang terlihat mengalir tenang. Saat menjelang malam, Anda dapat menikmati panorama indah dari warung-warung yang ada disana. Sunset memancarkan cahaya kemerahan yang indah dan mewarnai awan yang menggantung di atas air dan perbukitan yang ada di waduk Cirata.

Anda juga bisa menyewa perahu nelayan untuk menikmati suasana senja dari tengah waduk. Hal ini merupakan momen yang indah dan tidak bisa dilupakan dalam liburan yang pernah anda lalui. Menjadi kenangan bersama Waduk Cirata dengan pemandangan yang indah sejatinya akan melekat di dalam hati.

Wisata waduk cirata

Memancing dan Berburu Kuliner Di Waduk Cirata

Selain pemandangan alam yang indah dan menikmati sejuknya udaranya. Di Waduk Cirata, kita bisa memancing dan berburu kuliner lezat juga. Di Waduk ini sudah terkenal banyak ikan yang besar. Anda yang sering memancing pasti akan puas setelah mendapat strike ikan-ikan yang besar disana. Setelah selesai memancing, Anda juga bisa berburu kuliner yang lezat khas Sunda.

Di sana, banyak warung-warung makanan khas Sunda. Contohnya nasi liwet, sate maranggi dan ikan bakar serta ikan bakar, sertq tidak lupa sambal khas sunda yang membuat anda ketagihan.

Objek wisata waduk cirata

Penginapan dan Rute Waduk Cirata

Penginapan Waduk Cirata – Jika anda kemalaman disana, anda tidak perlu kawatir. Disana terdapat Penginapan yang anda bisa dapatkan. Badan Pengelola Waduk Cirata sudah menyiapkan tempat penginapan bahkan disana pun sudah banyak villa yang bisa kita tempati untuk beristirahat.

Rute Menuju Waduk Cirata – Untuk mencapai objek wisata ini. Ada beberapa Rute alternatif yang dapat ditempuh menuju waduk cirata oleh anda. Diantaranya :

  • Pertama, jika anda berangkat dari arah Jakarta. Keluarlah di tol Jatiluhur, lalu lurus sampai ke pertigaan. Dari pertigaan belok kanan ke arah kecamatan Plered.
  • Kedua, jika anda berangkat dari Bandung. Keluarlah di tol Cikalong wetan. Setelah itu lanjut menuju arah ke waduk Cirata.
  • Ketiga, jika Anda berangkat dari Cianjur. Anda bisa langsung melewati jalur Cikalong Kulon.

Semoga informasi tempat wisata waduk cirata ini menjadi referensi liburan yang menarik di Jawa Barat.

Baca Juga Tentang Sejarah Kota Bandung, Klik Disini .

Terima kasih.

Sejarah Bandung

Sejarah bandung – Bandung merupakan tempat pariwisata yang sangat sering menjadi tujuan wisatawan baik wisatawan lokal maupun wisatawan mancanegara.


Sejarah Kata Bandung

Sejarah Bandung – “Bandung” berasal dari kata bendung yang artinya terbendungnya sungai Citarum oleh lava Gunung Tangkuban Perahu dan kemudian membentuk telaga. Menurut mitos dahulu nama “Bandung” diambil dari kendaraan air yang terdiri dari dua perahu yang diikat berdampingan. Perahu tersebut disebut perahu bandung yang digunakan oleh Bupati Bandung, R.A. Wiranatakusumah II pada saat itu. Perahu tersebut digunakan untuk berlayar di sungai Citarum (Sunda: Ci = Cai = Air = Sungai) dalam mencari tempat pengganti kedudukan kabupaten yang baru dan menggantikan ibukota yang lama di Dayeuhkolot.

Sampai saat ini kota bandung adalah kota metropolitan terbesar di wilayah Jawa Barat yang menjadi ibu kota Provinsi Jawa Barat. Kota bandung dibangun dengan tenggang waktu sangat jauh setelah Kabupaten Bandung berdiriterlebih dahulu. Kabupaten Bandung berdiri sekitar pertengahan abad ke 17 M, Bupati pertamanya ialah tumenggung Wiraangunangun. Beliau memerintah Kabupaten bandung hingga tahun 1681.

Sejarah Bandung

Awalnya Kabupaten Bandung beribukota di Dayeuhkolot ( Dulu bernama Krapyak ) kira-kira 11 km ke arah Selatan dari pusat kota Bandung sekarang. Saat kabupaten Bandung dipimpin oleh bupati ke-6, yakni R.A Wiranatakusumah II yang dijuluki dengan “Dalem Kaum I”, kekuasaan di Nusantara beralih dari Kompeni ke Pemerintahan hindia Belanda, dengan gubernur jenderal pertama Herman Willem Daendels.

Demi menjalankan tugasnya di Pulau Jawa, Daendels membangun Jalan Raya Pos (Groote Postweg) dari Anyer bagian ujung barat Jawa Barat ke Panarukan bagian ujung timur Jawa timur ( +/- 1000 km ). Pembangunan jalan itu dilakukan oleh rakyat pribumi di pimpin oleh bupati daerah masing-masing.

Di Bandung, Jalan Raya pos mulai dibangun pada pertengahan tahun 1808. Perbaikan dan Pelebaran jalan yang telah ada Di daerah Bandung dilakukan. Yaitu jalan raya Jenderal Sudirman, Jalan Asia Afrika, Jalan A. Yani, sampai Sumedang dan seterusnya. Demi kelancaran pembangunan jalan raya tersebut, Daendels melalui suratnya meminta Bupati Bandung dan Bupati Parakanmuncang untuk memindahkan Ibukota Kabupaten, masing-masing ke daerah Cikapundung dan Tanjungsari, mendekati Jalan Raya Pos.

Bupati Bandung Saat Itu

Rupanya Daendels tidak tahu, bahwa sebelum surat itu keluar, bupati Bandung sudah merencanakan pemindahan ibukota Kabupaten Bandung. Bahkan telah menemukan tempat yang baik dan strategis untuk jadi pusat pemerintahan. Tempat yang dipilih merupakan lahan kosong yang berupa hutan. Terletak di tepi barat Sungai Cikapundung, tepi selatan Jalan Raya Pos yang sedang dibangun.

Sekitar awal tahun 1809, Bupati beserta rakyatnya pindah dari Krapyak mendekati Ibukota baru. Mula-mula bupati tinggal di Cikalintu (daerah Cipaganti), Lalu pindah ke Balubur Hilir, Lalu pindah lagi ke Kampur Bogor(Kebon Kawung, pada lahan Gedung Pakuan sekarang).

Tidak ada yang mengetahui secara detail, berapa lama Kota Bandung dibangun. Akan tetapi, kota bandung dibangun bukan atas prakarsa Daendels, melainkan atas prakarsa
Bupati Bandung. Bahkan pembangunan kota itu langsung dipimpin oleh bupati.
cropped-bandung.jpg